Ayo Sehat


Tuesday, July 3, 2018

5 Penyebab Mendengkur Saat Tidur

5 Penyebab Mendengkur Saat Tidur



Mendengkur saat tidur dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak hingga mereka yang sudah lansia. Apa penyebabnya? Cari tahu di sini.

Mendengkur adalah suara yang dikeluarkan akibat jaringan di saluran napas yang bergetar saat tidur. Menurut mitos yang selama ini beredar, mendengkur terjadi akibat kelelahan sehingga tertidur terlampau nyenyak. Padahal, hal tersebut tak sepenuhnya tepat.

Ya, mendengkur dapat disebabkan oleh banyak kondisi. Mulai dari yang biasa saja hingga yang mengancam nyawa. Lantas, apa saja penyebab mendengkur?

1. Sumbatan di hidung dan jaringan sekitarnya

Sumbatan di hidung dapat terjadi akibat deviasi septum, alergi, sinusitis, polip hidung, pembengkakan rongga hidung ataupun pembesaran kelenjar adenoid. Pada anak, pembesaran kelenjar adenoid merupakan penyebab mendengkur yang paling sering.

Akibat adanya sumbatan tersebut, seseorang biasanya akan bernapas melalui mulut. Hal ini turut menyebabkan dengkuran yang dikeluarkan semakin besar.

2. Penyempitan saluran napas akibat perubahan anatomi

Penyempitan saluran napas akibat perubahan anatomi tubuh yang menyebabkan terjadinya dengkuran saat tidur, di antaranya:

● Langit-langit lunak tebal

Ini adalah jaringan lunak di bagian belakang langit-langit mulut. Lagit-lagit lunak berperan untuk memisahkan bagian orofaring (menghubungkan mulut-tenggorok) dengan nasofaring (menghubungkan hidung-tenggorok).

Lagit-lagit lunak berperan penting dalam proses bernapas dan menelan. Saat bernapas melalui hidung, langit-lagit ini akan terdorong ke depan dan membuka jalur napas sehingga udara dapat masuk ke dalam paru. Letak langit-langit lunak yang lebih rendah dan tebal dapat menyempitkan jalan napas, sehingga getaran yang terjadi besar. Ujung-ujungnya, mendengkur saat tidur tak bisa dihindari lagi.

● Uvula memanjang

Uvula adalah perpanjangan dari langit-langit lunak yang terlihat seperti segitiga. Organ ini terlihat menggantung di bagian belakang mulut. Uvula yang memanjang dapat menyebabkan sumbatan aliran udara dan peningkatan getaran, yang menyebabkan terjadinya dengkuran saat tidur.

● Pembesaran amandel

Amandel atau tonsil merupakan kumpulan kelenjar getah bening yang terletak di bagian belakang mulut. Amandel berfungsi sebagai pertahanan untuk melawan infeksi. Jika terjadi peradangan pada organ ini, ukurannya dapat bertambah besar dan menutup jalur napas, sehingga menyebabkan mendengkur saat tidur.

● Lidah besar

Bagian belakang yang besar dapat menyebabkan lidah jatuh ke arah belakang dan menutup atau mempersempit jalur napas.

● Kelebihan jaringan lemak leher

Adanya kelebihan jaringan lemak di belakang tenggorok pada orang yang obesitas juga dapat menyebabkan menyempitkan jalur napas.

3. Posisi tidur

Mendengkur lebih mudah terjadi ketika tidur dengan posisi telentang. Sebab, posisi tidur ini menyebabkan leher, tenggorok dan lidah lebih relaks, sehingga menyebabkan terhambatnya jalan napas dan turbulensi aliran udara.

4. Obat-obatan dan alkohol

Beberapa jenis obat-obatan dan alkohol dapat menyebabkan relaksasi otot saat tidur. Jika otot langit-langit, lidah, leher dan tenggorok menjadi lebih relaks dari seharusnya, saluran napas bisa kolaps dan getaran antar jaringan menjadi lebih besar. Alhasil, suara dengkuran akan terdengar ketika tidur.

5. Sleep apnea

Ini adalah penyebab tidur mendengkur yang berbahaya karena dapat merenggut nyawa. Sebab pada kondisi ini, terjadi sumbatan saluran napas atas dengan adanya periode henti napas selama kurang lebih 10 detik.

Itulah lima penyebab mendengkur saat tidur. Mengetahui bahwa kondisi ini juga dapat disebabkan oleh keadaan berbahaya yang dapat merenggut nyawa, Anda sebaiknya lebih berhati-hati. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami kondisi ini.



https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3533445/5-penyebab-mendengkur-saat-tidur?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Channel&utm_campaign=Rapido-1&utm_content=[zone]

Cara Bernapas dengan Benar agar Tubuh Lebih Sehat

Cara Bernapas dengan Benar agar Tubuh Lebih Sehat

Lewat cara bernapas yang benar, maka tubuh akan menjadi lebih sehat. Simak dan ikuti caranya di bawah ini.


Benarkah bernapas dengan benar dapat membuat tubuh lebih sehat? Hal tersebut pernah dibahas dalam sebuah penelitian. Intinya, saat seseorang menghela hingga menghembuskan napas dengan baik, maka hal itu dapat memberikan manfaat buat tubuh.

Belisa Vranich selaku penulis buku Breathe: 14 Days to Oxygenating, Recharging, and Fueling Your Body & Brain, mengungkapkan bahwa semua orang sejatinya terlahir untuk mengetahui cara menghirup dan mengembuskan nafas dengan benar.



“Namun melihat kondisi teknologi saat ini, jadwal hidup yang serba cepat, dan pemicu stres lebih tinggi setiap hari, kebanyakan dari kita telah kehilangan kemampuan bernapas yang baik. Akibatnya, kebanyakan dari kita bernapas secara tidak optimal,” kata Vranich.

Pernapasan yang tidak benar bisa membuat tubuh tidak berfungsi secara maksimal. Oksigen adalah bahan bakar dan dalam kondisi apapun, ia seharusnya memberikan tenaga bagi tubuh kita. Jika Anda sudah menghirup napas tapi tubuh masih terasa lelah, berarti ada yang salah dengan cara bernapas Anda.

Lantas, bagaimana cara bernapas dengan benar agar tubuh lebih sehat? Simak kiat yang dipaparkan oleh Varnich sebagai berikut:

1. Peregangan

Sama seperti latihan apa pun, Anda perlu melakukan pemanasan terlebih dahulu. Lakukan duduk tegak dan tarik napas sambil condong ke samping, Lakukan 3 hingga 4 kali.

2. Fokus  pada embusan napas

Ketika berpikir tentang bernapas, mungkin Anda hanya fokus terhadap menghirup oksigen. Padahal, menghembuskan napas turut menjadi kunci dari pola pernapasan yang baik.

Hal itu terjadi karena pernapasan yang tidak optimal hanya melepaskan 70 persen udara di paru-paru. Demi mengatasi hal ini, Anda dapat melakukan latihan ekspirasi untuk mendorong keluar udara sebanyak mungkin.

3. Menghirup udara secara maksimal

Tarik napas sepenuhnya. Lalu tanpa menghembuskan napas, tarik napas lagi. Buka mulut seolah-olah Anda menghirup udara. Total waktu menghirup harus berlangsung selama 2 hingga 3 detik. Lakukan selama 10 kali.

4. Berlatih meniup lilin

Latihan ini menargetkan otot inti Anda, sehingga Anda dapat mengembuskan napas lebih efektif. Embuskan napas melalui mulut seolah-olah Anda meniup sederetan lilin, membiarkan udara membentur bagian belakang gigi untuk mengeluarkan napas.

5. Keluarkan dengan teratur

Latihan lanjutan ini menggabungkan napas dengan kontraksi perut. Sementara dengan posisi merangkak, jagalah punggung Anda tetap datar, buat otot perut Anda rileks, biarkan ia jatuh sepenuhnya ke lantai. Cobalah 10 hingga 15 kali.

Belajar kembali cara yang benar untuk bernapas itu mudah. Ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengatur pernapasan, contohnya dengan meningkatkan daya tahan tubuh, menambah lebih banyak energi, mengurangi kadar stres, dan menciptakan sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

“Memperhatikan cara bernapas memang kelihatan sepele. Tapi ketahuilah bahwa kegiatan ini merupakan kunci utama untuk memiliki kesehatan tubuh yang hakiki. Karena itu, perbaiki cara bernapas Anda mulai saat ini, agar penyakit berbahaya sungkan untuk hinggap,” kata dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter.

Yuk, bernapas dengan benar agar tubuh lebih sehat! Selain memberikan segudang manfaat, lewat mengatur pernapasan, Anda juga dapat memaksimalkan fungsi organ dengan baik.


https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3549089/yuk-bernapas-dengan-benar-agar-tubuh-lebih-sehat

5 Gejala Dini Serangan Jantung yang Wajib Anda Tahu

5 Gejala Dini Serangan Jantung yang Wajib Anda Tahu

Dalam sekejap, serangan jantung dapat mengancam jiwa. Kenali gejalanya agar lebih waspada!

Penyakit kardiovaskular masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Dari tahun ke tahun, angka penderita pun terus bertambah, baik pria maupun wanita. Salah satu jenisnya yang mematikan adalah serangan jantung.

Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Umumnya, hal ini terjadi karena penumpukan lemak, kolesterol, dan substansi lainnya yang membentuk plak di pembuluh darah yang menyuplai darah ke jantung. Pembuluh darah tersebut dinamakan arteri koroner.


Penyempitan pembuluh darah akibat pembentukan plak ini sering dikenal dengan istilah penyakit jantung coroner (PJK). Ketika aliran darah ke jantung terganggu, maka dapat merusak jaringan otot jantung yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, tentu dapat mengancam jiwa.

Data WHO tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskuler, atau 31% dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia. Menurut Survei Sample Registration System di Indonesia tahun 2014, PJK menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah strok. Karena itu, penting untuk mengenali gejala dini serangan jantung dengan baik.

1. Nyeri dada sebelah kiri

Nyeri dada kiri merupakan gejala khas dari serangan jantung. Biasanya nyeri dada ini terasa seperti ditindih benda berat, diremas, ditekan, atau rasa penuh di belakang tulang dada, yang berlangsung selama beberapa menit.

Sering kali nyeri dada tersebut menjalar ke area leher, rahang bawah, lengan kiri, punggung, atau ulu hati. Pada beberapa penderita, gejala yang dirasakan hanya dada terasa tidak enak.

2. Sesak napas

Keluhan yang umum saat serangan jantung terjadi adalah sesak napas. Seseorang yang mengalami serangan jantung akan merasa sulit bernapas. Keadaan ini dapat terjadi akibat jantung gagal untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga bisa terjadi penumpukan darah di paru-paru.

3. Keringat dingin

Berkeringat dingin dapat dialami oleh seseorang yang mengalami serangan jantung. Apalagi jika keringat tersebut muncul saat sedang tidak berolahraga atau aktif. Tangan biasanya juga terasa dingin. Harap waspada jika keringat dingin ini diikuti dengan gejala serangan jantung lainnya seperti nyeri dada, sesak napas, pusing, dan sebagainya.

4. Nyeri perut

Seseorang yang mengalami serangan jantung juga dapat merasakan nyeri perut di area ulu hati. Nyeri perut tersebut dapat disertai dengan gejala bersendawa. Kadang keluhan ini sering disalahartikan sebagai gejala mag, padahal merupakan serangan jantung. Untuk itu, perlu pemeriksaan dokter yang lebih spesifik untuk mendiagnosisnya.

5. Mual dan muntah

Mual dan muntah dapat dialami oleh seseorang yang mengalami serangan jantung. Walaupun gejala ini jarang ditemui saat serangan jantung, faktanya wanita lebih sering merasakannya ketika serangan jantung dibandingkan pria.

Demikian beberapa gejala dini serangan jantung yang harus Anda kenali. Kecepatan deteksi dan ketepatan penanganan sangat berperan dalam keselamatan jiwa seseorang yang mengalami serangan jantung. Ini karena serangan jantung merupakan kondisi gawat darurat dan harus segera memerlukan pertolongan medis.

Jika Anda menemukan gejala-gejala di atas pada seseorang, lebih baik segera bertindak dengan membawanya ke unit gawat darurat terdekat. Untuk menghindari serangan jantung kembali, penting untuk melakukan perubahan gaya hidup dan menerapkan perawatan rumahan yang baik.
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3531652/5-gejala-dini-serangan-jantung-yang-wajib-anda-tahu

Tanda Kanker Paru yang Tidak Anda Duga

Tanda Kanker Paru yang Tidak Anda Duga


Berikut ini adalah tanda-tanda kanker paru yang bisa jadi tidak Anda duga. Kenali gejalanya agar Anda bisa lebih waspada.

Kanker paru merupakan tumor ganas yang terjadi pada organ paru serta pernapasan. Penyebab kanker paru bisa terjadi secara primer atau sekunder, seperti penyebaran dari kanker di bagian tubuh yang lain. Penyebab yang paling sering yakni meliputi zat karsinogen akibat merokok, radiasi, polusi udara, hingga infeksi virus.

Tidak mudah untuk mengetahui gejala penyakit kanker paru. Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, butuh metode khusus untuk mendeteksi penyakit ini secara akurat.

“Untuk mendiagnosa penyakit ini, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari pemeriksaan jasmani yang harus dilakukan secara menyeluruh dan teliti, radiologi (rontgen, CT-Scan), dan pemeriksaan khusus seperti bronkoskopi, biopsi, dan lainnya,” kata dr. Alvin.

Apakah kanker paru dapat dilihat lewat gejala sederhana tertentu? Jawabannya, bisa. Dilansir dari berbagai sumber, simak tanda-tanda kanker paru yang tidak Anda duga sebagai berikut:

1. Batuk dalam jangka waktu lama

Mayoritas orang dengan kanker paru-paru biasanya mengidap batuk yang kadang-kadang disertai darah. Batuk dengan lendir yang tebal dan berwarna pekat biasanya juga dianggap sebagi tanda awal kanker paru. Jika hal ini bertahan selama lebih dari satu bulan, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.

2. Infeksi kronis

Sebagian besar virus yang menyebabkan infeksi paru-paru berasal dari bronkitis kronis. Tetapi berdasarkan penjelasan dari American Cancer Society, jika rasa sakit kian terasa bahkan seperti menusuk ke dada, bisa jadi hal tersebut adalah tanda awal dari kanker paru.

3. Berat badan berkurang

Berat badan berkurang, padahal porsi makan tetap sama bahkan jarang berolahraga? Kondisi ini bisa menggambarkan sejumlah penyakit, salah satunya kanker paru. Tumor ganas dapat menguras kadar protein dalam tubuh, sehingga wajar bila seseorang mengalami penurunan nafsu makan hingga menyebabkan berat badan berkurang tanpa sebab.

4. Nyeri tulang

Jika kanker paru-paru menyebar ke organ lain di tubuh, Anda mungkin merasakan sakit di tulang atau sendi Anda. Titik-titik yang biasanya nyeri meliputi punggung hingga pinggul.

5. Pembengkakan di area leher dan wajah

Jika kanker paru mulai menekan pembuluh darah besar yang membawa darah dari kepala dan lengan ke jantung, Anda mungkin melihat pembengkakan di leher dan wajah Anda. Lengan dan dada bagian atas juga bisa terpengaruh, tergantung kondisi.

6. Kelelahan berlebihan

Rasa lelah ini, konon berbeda. Anda bisa merasa sangat lelah, sampai-sampai tidak sabar untuk beristirahat di tempat tidur meski hal ini tak banyak membantu. Sebanyak 80 persen orang dengan kanker mengalami gejala kelelahan berlebihan seperti ini.

7. Otot melemah

Kanker paru-paru memengaruhi otot serta organ tubuh Anda. Salah satu area pertama yang terkena dampak adalah pinggul, berlanjut ke bahu, lengan, hingga nantinya kaki. Anda mungkin merasa sulit untuk bergerak, bahkan ketika hendak beranjak dari kursi.

8. Kadar kalsium tinggi

Kanker paru-paru dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh Anda. Dalam beberapa kasus, kelebihan kalsium akan terjadi tanpa Anda sadari hingga akhirnya tes laboratorium oleh dokter menggambarkan hal tersebut. Gejala ini meliputi sering buang air kecil, rasa haus berlebihan, sembelit, mual, sakit perut, dan pusing.

Berdasarkan penjelasan dr Alvin, pengobatan kanker paru adalah bersifat combined modality therapy (multi-modaliti terapi). Pemilihan terapi didasarkan tidak hanya pada  jenis histologis, derajat dan tampilan pengidap saja, tetapi juga kondisi non-medis seperti fasilitas yang dimiliki rumah sakit dan ekonomi sang pengidap.

“Terapi tersebut meliputi pembedahan, radioterapi, kemoterapi, imunoterapi, hormonoterapi, dan terapi gen. Selain itu juga terdapat terapi paliatif (untuk meningkatkan kualitas hidup penderita sebaik mungkin) dan rehabilitasi medik,” kata dr. Alvin.

Pahami delapan tanda kanker paru di atas agar Anda terhindar dari penyebab kanker paru dan telatnya pengobatan. Jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut di atas, segera periksakan diri ke dokter. Yang terutama, jaga kesehatan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, serta hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol.

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3545302/8-tanda-kanker-paru-yang-tidak-anda-duga

5 Cara agar Paru-paru Anda Selalu Sehat

5 Cara agar Paru-paru Anda Selalu Sehat

Paru-paru merupakan salah satu organ vital yang berperan dalam proses pernapasan. Ini kiatnya agar paru-paru Anda selalu sehat!


Pernapasan adalah salah satu sistem penting di dalam tubuh. Secara sederhana, bernapas dapat diartikan sebagai kegiatan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dari dalam tubuh. Aktivitas ini tentu saja melibatkan organ paru-paru.

Oksigen yang dihirup selanjutnya akan diedarkan ke seluruh tubuh melalui peredaran darah. Kemudian akan digunakan untuk proses metabolisme di dalam setiap sel tubuh.


Dalam proses pernapasan, paru-paru menjadi organ yang memiliki peranan utama. Jika ada masalah pada organ ini, tentu akan mengganggu fungsi pernapasan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan paru-paru Anda dalam keadaan sehat. Berikut ini adalah beberapa cara agar paru-paru Anda selalu sehat.

1. Melakukan olahraga secara rutin
Olahraga yang dilakukan secara rutin dapat menjaga kesehatan paru-paru Anda, misalnya saja olahraga bersifat aerobik. Olahraga jenis ini berguna untuk  meningkatkan kapasitas paru.

Selama berolahraga, frekuensi pernapasan akan meningkat. Keadaan ini dapat memacu paru-paru untuk melakukan proses pernapasan lebih aktif, sehingga dapat memaksimalkan kemampuan fungsi paru-paru dalam bekerja secara efisien. Kemampuan bernapas yang terlatih saat olahraga tersebut dapat pula meningkatkan fungsi paru-paru yang mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

2. Hindari paparan polusi
Paparan terhadap zat polutan di udara dapat merusak jaringan paru-paru. Ketika jaringan rusak, maka akan lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Untuk melindungi diri dari polusi udara, Anda dapat melakukan beberapa upaya, seperti hindari asap rokok, hindari tempat yang padat kendaraan, menggunakan masker, atur ventilasi rumah dengan baik, dan pastikan lingkungan rumah bebas kotoran dan debu,

Jika Anda bekerja, pastikan tempat kerja melindungi Anda dari paparan polusi yang ada di tempat kerja, sesuai standar prosedur keselamatan kerja, misalnya di pabrik.

3. Berhenti merokok
Merokok terbukti menjadi penyebab utama terjadinya kanker paru-paru. Tidak hanya itu, merokok juga dihubungkan dengan kejadian beberapa penyakit seperti penyakit paru obstruktif kronik, asma, dan fibrosis paru.

Merokok dapat menyebabkan penyempitan saluran pernapasan yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah sesak napas. Kebiasaan merokok juga akan menyebabkan peradangan kronis pada jaringan paru. Selain itu, lama-kelamaan merokok dapat merusak jaringan paru dan mencetuskan pertumbuhan sel kanker.

4. Menghindari infeksi
Sebagai salah satu organ yang masuk dalam sistem pernapasan, paru-paru lebih berisiko mengalami infeksi karena lebih mudah terpapar dengan komponen dari lingkungan luar, yaitu udara. Oleh karena itu, alangkah baiknya mencegah terjadinya infeksi dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun, menghindari orang-orang yang sedang mengalami infeksi saluran pernapasan, menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta mendapatkan vaksinasi.

5. Konsumsi asupan sehat
Asupan sehat yang kaya nutrisi dapat membantu menjaga kesehatan organ paru-paru Anda. Mencukupi asupan cairan dan serat seperti buah dan sayuran dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pada akhirnya, sistem kekebalan tubuh yang baik dapat melindungi tubuh dari gangguan luar tubuh, termasuk organ paru-paru.

Demikianlah beberapa cara yang bisa dilakukan agar paru-paru Anda selalu sehat. Jika memiliki masalah dengan saluran pernapasan, segera periksakan diri ke dokter, sebelum masalah berlanjut dan mengganggu fungsi saluran pernapasan Anda secara keseluruhan.

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3577548/5-cara-agar-paru-paru-anda-selalu-sehat

Jangan Sepelekan, Sakit Gigi Bisa Picu Penyakit Jantung

Jangan Sepelekan, Sakit Gigi Bisa Picu Penyakit Jantung



Masih suka lalai dalam memeriksa gigi secara rutin? Hati-hati, sakit gigi ternyata dapat memicu penyakit jantung!

Tak semua orang sadar akan pentingnya kesehatan gigi. Jika mengalami sakit gigi, mereka akan menunggu hingga benar-benar nyeri sebelum ke dokter gigi. Untuk urusan periksa gigi juga sama, baru ke dokter gigi saat sakit gigi. Padahal, jika tak ditangani dengan baik, sakit gigi bisa berujung pada penyakit jantung.

Penyakit jantung merupakan salah satu faktor terbesar penyebab kematian, baik pada pria maupun wanita. Sekitar 30% status kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Di Amerika Serikat, angka kematiannya mencapai 610.000 jiwa.


Tipe penyakit jantung yang paling umum adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner disebabkan karena penumpukan plak pada pembuluh darah arteri jantung, sehingga mengurangi aliran darah menuju jantung.

Ada beberapa faktor yang dapat memicu penyakit jantung. Misalnya: kegemukan atau obesitas, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan penyakit diabetes melitus. Satu lagi yang ternyata dapat memicu penyakit jantung adalah kondisi gigi dan rongga mulut yang buruk.

Mekanisme munculnya sakit gigi dan rongga mulut

Kondisi gigi dan rongga mulut yang buruk dapat diawali dari kurang kesadaran terhadap kesehatan gigi dan mulut. Pasti Anda sudah bisa menebaknya seperti tidak rutin memeriksakan gigi dan membersihkan karang gigi setiap 6 bulan sekali.

Penumpukan plak gigi akibat sisa makanan masih dapat dibersihkan dengan menyikat gigi rutin dua kali sehari. Namun berbeda dengan karang gigi, tidak bisa hanya dibersihkan dengan sikat gigi.

Plak gigi yang tidak tersikat akan mengeras dan melekat erat di perbatasan antara gusi dan gigi sehingga membentuk karang gigi. Karang gigi yang menumpuk akan tumbuh ke permukaan gigi dan juga ke dalam gusi, yang kemudian merusak perlekatan gigi dan gusi.

Selain itu, aliran darah yang tidak lancar akan membendung membentuk peradangan. Hal ini membuat gusi mudah berdarah jika tersentuh atau terkena sikat gigi. Peradangan gusi ini disebut dengan gingivitis.

Jika gingivitis tidak disembuhkan, peradangan akan berjalan terus sampai mengakibatkan kerusakan pada tulang alveolar. Keadaan inilah yang disebut periodontitis, atau penyakit periodontal. 

Penelitian soal sakit gigi dan penyakit jantung

Sebuah penelitian tahun 2017 yang terbit dalam Journal Infection and Immunity menyatakan bahwa bakteri yang terlibat dalam penyakit periodontal dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Dan baru-baru ini, penelitian yang dilakukan di University of Helsinki, Finlandia, menemukan keterkaitan antara infeksi pada ujung akar gigi dengan meningkatnya risiko serangan jantung akibat adanya penyumbatan aliran darah ke pembuluh arteri jantung.

Hasil data menunjukkan bahwa pasien-pasien dengan infeksi pada ujung akar gigi banyak yang mengalami penyakit jantung koroner maupun serangan jantung. Penyakit infeksi pada akar gigi, yang tidak dirawat, berpotensi 2,7 kali lipat menimbulkan serangan jantung.

Mengapa bisa demikian? Pasien infeksi ujung akar gigi memiliki kadar antibodi yang lebih tinggi di dalam darah mereka yang berkaitan dengan bakteri tertentu. Karena itu, infeksi pada gigi dapat menyebarkan infeksi pada organ lain di tubuh.

Penjelasan lainnya, bakteri yang ditemukan dalam plak gigi akan masuk ke aliran darah. Interaksi bakteri-bakteri yang ada berperan dalam pembentukan plak. Hal ini kemudian akan menebal dan mengeras di dalam pembuluh darah sehingga menyebabkan sumbatan.

Untuk itu, bila ingin jantung Anda selalu terlindungi, sangat penting untuk merawat gigi serta mulut sehingga tidak terkena sakit gigi ataupun infeksi rongga mulut. Terlebih lagi, sering kali gejala serangan jantung maupun infeksi rongga mulut tidak menunjukkan tanda-tanda apa pun. Oleh karena itu, cegahlah penyakit jantung dengan memelihara kesehatan gigi dan mulut Anda!



https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3531680/jangan-sepelekan-sakit-gigi-bisa-picu-penyakit-jantung

Alasan Anda Perlu Menyikat Gigi Sebelum Tidur


Alasan Anda Perlu Menyikat Gigi Sebelum Tidur

Setelah beraktivitas seharian, hal pertama yang Anda inginkan mungkin langsung tidur. Boro-boro menyikat gigi, mengangkat badan untuk pergi ke kamar mandi saja barangkali sudah malas. Anda termasuk demikian? Jika ya, belum terlambat, kok, untuk mengubah kebiasaan tersebut dengan lebih merawat diri. Ingatlah bahwa gigi yang tidak sehat bisa berujung pada berbagai penyakit, mulai dari penyakit jantung hingga paru.

Kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari sudah menjadi norma dan ini bukan tanpa sebab. Inilah alasan mengapa menyikat gigi sebelum tidur itu sangat penting:


1. Rendahnya air liur antibakteri pada malam hari menyebabkan Anda lebih rentan terhadap zat-zat pemicu gigi berlubang dan penyakit gusi. Aktivitas tubuh dalam melakukan self cleansing oleh air liur juga berhenti sehingga bakteri akan aktif melakukan kolonisasi dan menghasilkan asam.
2. Fluoride dalam pasta gigi dapat mencegah gigi berlubang. Selain itu, saat Anda tidur malam, waktu perlekatan fluoride pada gigi menjadi lebih lama sehingga memengaruhi restrukturisasi pada gigi. Alhasil, gigi Anda pun menjadi lebih kuat.
3 Tanpa menyikat gigi sebelum tidur, plak pada gigi akan mengeras sehingga terbentuklah karang gigi yang menyebabkan masalah bau mulut serta gusi berdarah.
4 Zat aktif yang ada pada pasta gigi dan obat kumur dapat mengalami waktu perlekatan yang lebih baik terhadap gusi. Dengan demikian, regenerasi sel pada gusi bisa terjadi lebih baik.
5. Bakteri berbahaya yang ada pada rongga mulut adalah bakteri anaerob, yaitu bakteri yang berkembang biak tanpa adanya oksigen. Tanpa adanya zat aktif dari pasta gigi, bakteri ini akan mengambil keuntungan dengan berkembang lebih pesat saat Anda tertidur.


Sekarang Anda sudah tahu, kan, bahwa menyikat gigi sebelum tidur malam itu sangat penting? Bahkan para ahli mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menyikat gigi adalah sebelum tidur malam.

Hal ini karena ketika tidur, semua aktivitas tubuh akan menurun, termasuk produksi air liur. Fungsi air liur ini adalah untuk melindungi gigi dari gigi berlubang, mencegah perkembangan bakteri yang tidak terkontrol, membersihkan sisa-sisa makanan, dan sebagainya.

Lalu bayangkan jika Anda tidak menyikat gigi sebelum tidur dan produksi air liur berkurang? Plak lengket yang tertinggal di gigi menjadi tidak bisa dibilas dan bila tertinggal untuk waktu yang lama, maka akan lebih banyak gigi yang menderita akibat kerusakan gigi.

Sementara itu, waktu yang paling tidak disarankan untuk menyikat gigi adalah segera setelah minum atau makan sesuatu yang asam. Misalnya, jus buah, smoothies, cuka, soda, atau wine. Mengonsumsi sesuatu yang asam akan membuat lapisan luar gigi Anda lebih lembut dan menyikat gigi pada saat ini akan merusak permukaan gigi serta membuatnya lebih sensitif.

Yuk, biasakan diri Anda untuk menyikat gigi dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur. Selain untuk menyegarkan mulut, kegiatan menyikat gigi juga memicu regenerasi biofilm yang baik pada permukaan gigi sehingga gusi dan gigi menjadi sehat. Pada malam hari, zat aktif yang ada pada pasta gigi juga akan tersimpan baik dalam mulut, sehingga kemungkinan terjadi gigi berlubang dan masalah mulut lainnya sangat kecil.

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3541839/5-alasan-anda-perlu-menyikat-gigi-sebelum-tidur?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Channel&utm_campaign=Rapido-1&utm_content=[zone]