Ayo Sehat


Tuesday, June 12, 2018

5 Cara Memilih Baju Lebaran untuk Anak

5 Cara Memilih Baju Lebaran untuk Anak



Ingin baju Lebaran yang Anda berikan pada anak lebih bermakna dan tahan lama? Baca tipsnya di sini.


Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari. Mendekati hari kemenangan, tak sedikit orang tua yang mulai disibukkan dengan berbagai persiapan –termasuk urusan baju Lebaran yang biasanya sangat dinantikan anak-anak.

Ya, bagi anak, Lebaran memang terasa tidak lengkap tanpa adanya baju baru. Meski sebenarnya bukan hal yang paling utama dari perayaan hari kemenangan, tentu tak ada salahnya menyenangkan si Kecil dengan membelikannya baju baru.

Tapi, adakah kiat agar baju baru yang Anda belikan untuk si Kecil tak sekedar pemborosan semata? Ikuti kiat berikut agar baju Lebaran baru yang Anda belikan lebih bermakna dan tahan lama:

1. Pilih bahan yang nyaman

Setiap pakaian terbuat dari jenis kain yang bervariasi, sehingga tingkat kenyamanan dan kelembutan juga berbeda. Di antara sekian jenisnya, akan lebih baik jika Anda memilih baju yang memiliki tingkat kelembutan tinggi, sehingga nyaman saat dikenakan oleh anak.

Selain itu, pilih baju dengan bahan yang mudah menyerap keringat -misalnya bahan katun. Anak-anak yang menggunakan pakaian dengan bahan seperti ini memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami biang keringat atau ruam kemerahan di kulitnya.

2. Perhatikan ukuran pakaian

Saat memilih baju Lebaran untuk anak, pilihlah pakaian yang paling sesuai atau mendekati ukuran tubuh anak. Baju yang seperti ini akan membuat si Kecil merasa lebih nyaman, bebas bergerak, dan beraktivitas di hari yang fitri.

3. Mudah digunakan

Memilih model pakaian yang simpel dan mudah digunakan juga bisa menjadi bahan pertimbangan Anda selain soal ukuran dan kenyamanan. Tujuannya adalah agar baju baru yang dikenakan si Kecil benar-benar dapat menunjang aktivitasnya di hari Lebaran.

4. Pilih motif yang disukai anak

Agar senang dengan baju barunya, diskusikan pilihan motif dan warna pakaian yang hendak dibeli dengan anak Anda. Jika memungkinkan, ajak anak untuk ikut membeli baju Lebaran yang diinginkannya.

5. Pertimbangkan harga

Selain mengikuti motif, model, dan warna yang anak inginkan, Anda sebaiknya juga mempertimbangkan harga baju Lebaran yang hendak dibeli. Akan lebih baik jika harga baju tersebut sesuai dengan dana yang Anda miliki.

Tak hanya untuk tujuan berhemat, membeli sesuatu sesuai dengan dana juga dapat menjadi pelajaran bagi anak untuk selalu hidup sederhana. Pada akhirnya, kebiasaan memilih sesuatu yang tidak terlalu mahal namun kualitasnya bagus dapat terus ia terapkan hingga dewasa.

Setelah Anda mendapatkan baju Lebaran baru untuk si Kecil, jangan lupa untuk langsung mencucinya menggunakan sabun dan softener yang sudah teruji secara klinis. Hal ini bertujuan agar bahan kimia, jamur, bakteri, virus, atau mikroorganisme berbahaya lain yang mungkin menempel bisa hilang sepenuhnya. Di samping itu, mencuci menggunakan sabun dan softener juga membuat baju menjadi lebih bersih, rapi, dan wangi, sehingga dapat dikenakan oleh anak saat Hari Raya Idul Fitri tiba.





https://www.klikdokter.com/rubrik/read/3553972/5-cara-memilih-baju-lebaran-untuk-anak

Kiat Agar Tak Sakit Mata Saat Musim Kemarau,

Agar Tak Sakit Mata Saat Musim Kemarau,



Lakukan 11 Cara Ini


Udara yang kering, debu, dan asap rentan membuat Anda mengalami sakit mata saat musim kemarau. Lakukan x cara ini untuk mencegahnya.


Saat musim kemarau, daya tahan tubuh cenderung menurun. Tak hanya dehidrasi dan heat stroke, udara panas dan kering, lalat, debu, serta asap membuat Anda mudah terserang beberapa penyakit, termasuk sakit mata.

Ya, kesehatan mata juga harus diperhatikan saat musim panas berlangsung. Ketahui beberapa penyakit mata yang bisa Anda alami saat musim kemarau, sehingga Anda dapat melakukan langkah-langkah pencegahan.


1. Sindroma mata kering (dry eyes)

Kondisi ini terjadi ketika kemampuan air mata untuk melubrikasi mata tidak cukup. Dry eyes bisa disebabkan oleh beberapa mekanisme, yaitu menurunnya produksi air mata atau meningkatnya penguapan mata.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, udara kering saat musim kemarau dapat meningkatkan penguapan air mata. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dry eyes.

“Gejala-gejala dari dry eyes biasanya dirasakan pada kedua mata, seperti perih, sensasi terbakar, dan rasa gatal pada mata. Mata memerah, rasa mengganjal pada mata, mata belekan, sensitif terhadap cahaya, pandangan kabur, dan air mata keluar terus-menerus,” dr. Andika memaparkan.

Untuk mencegah sindroma mata kering, dr. Andika menyarankan Anda untuk menghindari paparan udara pada mata secara berlebihan. Caranya dengan menggunakan kacamata saat berada di luar ruangan. Sempatkan waktu untuk mengistirahatkan mata dengan memejamkannya selama beberapa waktu. Anda juga dapat menggunakan air mata buatan jika mata terasa begitu kering.

2. Bisul mata

Bisul mata dikenal sebagai bintitan dan secara medis dikenal sebagai herdoleum. Kondisi ini merupakan benjolan nyeri di kelopak mata atas maupun bawah. Benjolan berisi nanah ini bisa muncul di kelopak mata bagian dalam maupun luar. Bisul mata terjadi karena adanya infeksi pada kelenjar di kelopak mata.

Bisul mata bisa muncul akibat dari akumulasi sel mati dan kuman, yang kemudian menimbulkan bakteri penyebab bisul. Penyebab utama bintitan adalah bakteri stafilokokus, yang penyebarannya lewat udara dan debu. Menyentuh mata dengan tangan yang kotor juga dapat mentransfer bakteri ke kelopak mata. Seperti yang Anda ketahui, saat musim kemarau debu-debu yang beterbangan pun semakin banyak sehingga kebersihan area mata perlu diperhatikan.

Untuk mencegah bisul mata, dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter  menyarankan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh kulit di sekitar mata. Anda juga perlu membersihkan daerah kelopak mata secara teratur untuk menghilangkan debu dan minyak yang menumpuk, serta pastikan kosmetik dan alat rias yang berhubungan dengan mata tidak kedaluwarsa dan tidak kotor.


3. Konjungtivitis

Saat kemarau, waspadalah terhadap penyakit mata konjungtivitis atau peradangan pada selaput mata yang biasa menyerang. Dikatakan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, penyebab konjungtivitis antara lain adalah infeksi virus atau bakteri, paparan zat kimia, penggunaan lensa kontak, dan adanya kondisi medis tertentu. Konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dapat menular melalui kontak langsung antara tangan dengan mata.

Seperti dikutip di laman Kominfo Jatim, Direktur RS Mata Masyarakat Jawa Timur, dr. Dyah Wiryastini, MARS, mengatakan bahwa musim kemarau yang disertai angin kencang membuat bakteri atau virus cepat berkembang biak, sehingga banyak sekali muncul penyakit infeksi yang salah satunya menyerang mata. Angin yang bertiup kencang dapat menerbangkan virus yang bercampur debu sehingga mengenai mata.

4. Alergi mata

Alergi mata biasa disebut sebagai konjungtivitis alergi, yaitu peradangan pada daerah konjungtiva yang disebabkan karena alergi. Konjungtivitis alergi ini dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

a. Kongjungtivitis papiler raksasa, yaitu komplikasi dari penggunaan lensa kontak yang kurang bersih.
b. Alergi mata musiman, karena umumnya terjadi pada awal musim kemarau. Pada musim ini banyak debu, jamur, dan serbuk sari yang beterbangan.
c. Alergi mata berkelanjutan, yaitu alergi pada mata yang bisa terjadi kapan pun, sepanjang tahun. Pemicunya bisa berupa debu, tungau, parfum, rokok, polusi udara, air klorin, paparan parfum, rokok, polusi udara, dan obat-obatan tertentu.
d. Kontak dermatokonjungtivitis, yaitu alergi mata karena paparan tetes mata atau jenis kosmetik tertentu.



Gejala dari konjungtivitis alergi antara lain gatal, mata berair, mata merah, bengkak pada konjungtiva, serta sekret (kotoran mata) berwarna putih dan lengket. Pemicunya dapat berupa debu saat musim kemarau, penggunaan kosmetik mata, paparan parfum, serbuk bunga, dan debu pada umumnya dalam segala musim.

Langkah pencegahan penyakit mata saat musim kemarau

Untuk mencegah terkena atau tertular sakit mata saat musim kemarau, lakukan x tips yang dipaparkan oleh dr. Nadia di bawah ini.

1. Saat musim kemarau, hindari penggunaan lensa kontak karena mata cenderung kering sehingga bisa menyebabkan iritasi. Jika Anda punya mata minus, lebih baik gunakan kacamata.

2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh mata dan wajah.

3. Hindari menggunakan kosmetik di area mata saat infeksi.

4. Hapus riasan di area mata hingga bersih sebelum tidur.

5. Hindari bertukar handuk atau saputangan dengan orang lain.

6. Ketika cuaca berangin atau berada di luar ruangan yang penuh debu, gunakan pelindung mata untuk mencegah debu dan udara kering mengiritasi mata.

7. Saat beraktivitas di luar rumah, gunakan kacamata hitam anti sinar ultraviolet untuk melindungi mata. Seperti poin sebelumnya, penggunaan kacamata juga dapat melindungi mata dari debu dan udara kering.

8. Gunakan kacamata khusus saat bekerja dengan zat kimia.

9. Cuci tangan setelah menggunakan benda-benda yang sering disentuh seperti gagang pintu, pegangan eskalator, mesin ATM, dan lain-lain.

10. Jika ada rasa mengganjal atau benda asing di mata, jangan meminta orang lain untuk meniup mata Anda. Hindari juga menggosok mata karena tangan Anda belum tentu bersih. Lebih baik cuci muka dan basahi mata dengan air biasa.

11. Jauhi segala macam alergen yang dapat memicu terjadinya alergi pada mata.

Lagi-lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lakukan tips pencegahan di atas untuk menghindari terjadinya sakit mata saat musim kemarau. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang baik untuk mata seperti omega-3, lutein, zink, serta vitamin C dan E. Selain itu, berhentilah merokok, hindari paparan sinar matahari berlebih, jangan terlalu lama menatap komputer atau layar smartphone. Dan yang tak kalah penting adalah rutin memeriksakan mata ke dokter.



https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3556659/agar-tak-sakit-mata-saat-musim-kemarau-lakukan-11-cara-ini

Kiat menghadapi anak susah makan

Menghadapi anak susah makan sering membuat Bunda hilang kesabaran, tapi tak perlu cemas anak akan kelaparan. 10 trik ini bisa Bunda coba agar anak tetap makan.



Ngadepin anak susah makan pastinya membuat Bunda frustasi. Bunda sering bingung apa yang harus dimasak, karena si kecil sangat pemilih soal makanan. Sehingga Bunda pun takut dia akan kelaparan, dan tidak mendapat gizi yang cukup untuk pertumbuhannya.
Bunda sudah melakukan berbagai cara, menyetel video kartun kesukaannya agar dia mau makan, bahkan hingga disuapi. Namun si kecil tetap susah makan, dan hanya mau makan makanan yang dia suka.
Mengutip dari Huffington Post seorang dokter anak menyampaikan, anak yang pemilih soal makanan hanyalah salah satu cara si anak menegaskan kemandiriannya. Dia akan makan apa yang dia inginkan, di waktu yang ia tetapkan.
Dalam tahap ini, orangtua tidak perlu cemas berlebihan, asalkan tahapan tumbuh kembangnya berjalan dengan baik. Dan untuk mengurangi kekhawatiran Parents akan asupan nutrisi anak ini, berikut 10 hal yang bisa Anda lakukan.
1. Jangan jadikan setiap waktu makan menjadi ajang pertengkaran
Anak yang pemilih soal makanan, sering membuat orangtua kesal. Namun cobalah untuk bersabar, dan tidak memaksanya menyantap makanan yang tidak dia suka. Karena dampaknya bisa lebih buruk.
Mungkin tidak mudah bagi Bunda untuk melakukannya, tapi jika kebiasaannya yang pemilih dalam makanan bisa memicu gangguan pola makan, maka Bunda harus lebih berhati-hati dalam menghadapi kebiasaan makannya yang rewel.

2. Buat catatan tentang apa saja yang dimakan anak dalam sehari
Tanyakan pada semua orang yang ditemui anak hari itu. Apa saja yang ia makan, termasuk cemilan. Maka Bunda akan mendapat data apa saja yang dimakan anak dalam sehari.
Jadi, hanya karena anak tidak mau makan besar di waktu makan yang sudah ditentukan. Bukan berarti dia kelaparan.

Menghadapi anak susah makan harus ekstra sabar. Jika dia tidak mau makan makanan yang Bunda sajikan, belum tentu dia tidak makan seharian

3. Sediakan kudapan tinggi kalori untuk cemilannya
Untuk memastikan dia tetap dapat asupan energi sepanjang hari, meski tidak makan di waktu makan. Bunda perlu menyediakan kudapan tinggi kalori yang bisa dia makan kapanpun dia mau.
Contoh kudapan tinggi kalori ialah selai kacang, keju, kacang-kacangan dan juga buah. Jadi, tak mengapa anak susah makan saat disuruh makan nasi. Asalkan asupan kalorinya tetap tercukupi dari cemilan yang Bunda sediakan.
Menghadapi anak susah makan bisa diakali dengan menyediakan buah kesukaan si kecil. Agar asupan kalorinya tetap terjaga meski tidak makan nasi.

4. Rencanakan menu lengkap yang berbeda setiap hari
Siapapun pasti akan bosan jika harus makan menu yang sama tiap hari. Kreasikan menu unik dengan penyajian menarik yang bisa merangsang anak untuk makan. Pastikan menu yang Anda buat mengandung makanan yang ia suka, sehingga anak lebih senang memakannya.

5. Minta bantuan, jika memang Anda membutuhkannya
Apabila Bunda sudah tidak kuat menghadapi anak susah makan, atau si kecil semakin membandel saat disuruh makan. Mintalah bantuan Ayah atau orang dewasa lainnya yang bisa membuat si kecil menurut.
Akan tetapi, jika dokter mengatakan tidak ada keterlambatan dalam tahapan tumbuh kembang si kecil, maka Bunda tidak perlu terlalu memaksakan agar dia mau makan. Dan jangan gampang menyerah dengan keinginan anak makan junk food, karena tidak sehat.

6. Jangan menyuruhnya makan
Anak seringkali melakukan hal yang berkebalikan dengan apa yang disuruh orangtua. Karena itu, cobalah menggunakan taktik dengan melarangnya makan. Atau tidak menyuruhnya makan sama sekali.
Anda akan terkejut ketika mendapati, anak malah minta makan sendiri saat  orangtuanya tidak menyuruhnya makan.

7. Turuti kemauan anak
Menghadapi anak susah makan tidak bisa dengan paksaan. Kita tahu bahwa dia butuh nutrisi makanan seimbang. Namun bukankah sayang jika makanan malah terbuang karena dia tidak mau makan.
Karena itu, tidak ada salahnya menuruti keinginan anak, tentang apa yang mau dia makan hari itu. Mungkin hari ini dia hanya ingin makan yang manis-manis saja, dan besok dia hanya ingin makanan berkuah.
Ikuti saja mood anak tentang makanan, karena dipastikan dia tidak akan makan hal yang sama setiap hari.
ngadepin anak susah makan
Daripada memaksa, menghadapi anak yang susah makan sebaiknya dengan cara menuruti mood makannya.

8. Suplemen
Memberi suplemen makanan untuk anak bisa jadi cara jitu untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Pilih suplemen bentuk sirup atau permen jeli yang disukai anak-anak. Lebih bagus lagi jika suplemennya mengandung temulawak yang bisa menambah nafsu makan.

9. Jangan membanding-bandingkan
Jangan merasa sedih melihat anak lain makan dengan lahap. Atau jika ada orang yang berkomentar kenapa anak Anda kurus. Jangan sampai anak merasa dia memiliki masalah pola makan hanya karena komentar tersebut.
Jika Parents yakin bahwa anak sehat dan tumbuh kembangnya juga baik, abaikan komentar tersebut. Yang terpenting adalah kesehatan anak tetap terjaga.

10. Berikan contoh
Jika Parents ingin anak makan sayur, maka Anda juga harus makan sayur. Berikan contoh yang bisa diteladani anak, makan brokoli di piring Anda agar dia juga mau makan brokoli di piringnya.

***
Nah, Parents, sekarang sudah tahu kan apa saja yang harus dilakukan saat menghadapi anak susah makan? Tidak perlu menggunakan paksaan, pastikan saja anak mendapat asupan nutrisi dengan menyediakan cemilan sehat, atau susu untuk dikonsumsi anak saat dia lapar.
Jangan lupa berikan suplemen, dan turuti kemauan mood makan anak. Selama tumbuh kembangnya sehat dan tidak ada masalah kesehatan, anak yang pemilih saat makan bukanlah hal yang harus dicemaskan.


https://marisehatbersama2.blogspot.com/2018/04/10-cara-jitu-menghadapi-anak-susah.html

Monday, June 11, 2018

Cara Mengatasi Mual Karena Mabuk Perjalanan Saat Mudik

Cara Mengatasi Mual Karena Mabuk Perjalanan Saat Mudik

Mudik ayo mudik



Jangan coba-coba gambar di atas ya !!


Bahaya! hehehe

Menjelang lebaran, banyak orang pasti sudah mempersiapkan perlengkapan dan keperluan mudik. Pulang ke kampung halaman pasti menjadi salah satu budaya saat lebaran. Tapi terkadang mudik juga penuh tantangan, salah satunya adalah mengalami mabuk perjalanan.

Jika kamu atau anggota keluarga termasuk yang sering mengalaminya, maka kamu perlu membaca tips berikut ini, agar bisa mengatasi mabuk perjalanan saat mudik nanti.

Posisi Duduk
Jika kamu naik kapal laut, maka pilih kabin tengah agar saat kapal bergoyang, kamu tetap merasa nyaman. Namun terkadang ada juga yang lebih baik melihat ke luar jendela dan terkena angin saat naik kapal agar tak terasa makin pusing. Ambil posisi menghadap ke depan atau duduk saja di bagian luar kabin, jadi kamu bisa melihat pemandangan.

Jika naik bis, usahakan dapat tempat duduk yang menghadap depan dan di samping sopir, atau di samping jendela. Jika naik kereta usahakan dapat  tempat duduk satu arah dengan jalannya kereta. Rilekslah saat duduk, jangan terlalu tegang dan berpikir mabuk, karena hal ini justru membuatmu gampang mual.

1. Sarapan
Penting sarapan dulu sebelum berangkat perjalanan jauh. Jangan biarkan perut kosong karena lambung justru akan memproduksi asam yang berlebihan. Hal inilah yang akan membuatmu cepat merasa mual dan mabuk. Tapi juga jangan terlalu banyak makan. Makan dalam porsi sedang.

2. Pilihan Makanan
Hindari makan makanan berlemak, produk susu atau jus yang terasa asam. Sangat dianjurkan mengonsumsi teh hangat atau wedang jahe hangat untuk mencegah rasa mual. Kamu juga bisa mengunyah permen jahe atau mint yang segar untuk menghilangkan rasa enek.

3. Jangan Membaca
Jika kamu kira dengan membaca buku berarti kamu bisa mengalihkan rasa mual dan pusing di dalam kendaraan, kamu salah. Baca buku justru akan membuat kamu mudah merasa mual. Jika jenuh, dengarkan musik dan nikmati pemandangan hijau di luar jendela mobil.

4. Cukup Udara
Pastikan kamu mendapat udara cukup di dalam kendaraan, udara pengap dan berbau campur aduk adalah pemicu utama rasa mual dan mabuk perjalanan. Duduk dekat jendela, pilih kendaraan AC, cari tempat longgar dan lain sebagainya.

5. Tidur
Tidur dalam perjalanan akan sangat membantu mengalihkan rasa pusing dan mual saat perjalanan. Posisikan tubuh dalam keadaan rileks, baik itu duduk atau berbaring. Jika perlu bawalah sebuah bantal traveling yang nyaman dan mudah dibawa-bawa.

6. Minum obat anti-mabuk
Cara terakhir ini paling ampuh. Minum saja obat anti mabuk. Namun risikonya, kamu akan mudah mengantuk. Jika melakukan perjalanan jauh sendirian, sebaiknya kamu hindari. Jika membawa barang-barang berharga dan kamu tertidur lalu tasmu digeledah dan dicuri, kamu bisa jadi tidak tahu.



Kamu juga bisa membawa minyak kayu putih atau minyak lainnya yang membantumu mengatasi rasa mabuk perjalanan. Itu dia sekian tips mengatasi mabuk perjalanan saat mudik lebaran nanti. Semoga perjalanan ke kampung halaman lancar dan menyenangkan ya......



https://www.vemale.com/kesehatan/95504-7-tips-jitu-atasi-mual-karena-mabuk-perjalanan-saat-mudik.html

4 Tips Cegah Anak Rewel dalam Perjalanan Mudik

4 Tips Cegah Anak Rewel dalam Perjalanan Mudik




Anak rewel dalam perjalanan mudik bisa bikin pusing kepala dan perjalanan pun akan terasa tidak menyenangkan. Meski begitu, Anda sebagai orang tua harus bisa menenangkan si Kecil agar perjalanan bisa kembali nyaman.

Penyebab anak rewel dalam perjalanan mudik Lebaran antara lain karena kondisi tidak nyaman baik secara fisik, lingkungan, maupun psikologis. Pada keadaan tenang di rumah, mengatasi kerewelan anak relatif lebih mudah dibandingkan saat kondisi tertentu, misalnya menempuh perjalanan jauh untuk mudik lebaran seperti sekarang ini.



Pada usia bayi misalnya, anak Anda biasanya akan tidur dan tenang bila kenyang serta merasa nyaman. Anda dapat mencoba memenuhi keduanya agar anak Anda dapat tidur.

“Tindakan yang Anda lakukan dengan memberinya ASI sudah benar. Namun setelah diberikan ASI, sebaiknya usahakan agar ia bersendawa. Caranya dengan menegakkan tubuhnya dan usap-usap atau tepuklah dengan lembut agar udara yang terperangkap bisa keluar,” kata dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter.

Lebih lanjut, dr. Alvin menjelaskan bahwa jika Anda langsung menidurkan anak setelah diberikan ASI, akan membuat anak menjadi tidak nyaman karena udara yang terperangkap. Masuk angin bisa semakin bertambah jika si Kecil menangis tepat sebelum minum ASI.

Namun jika anak terus rewel tanpa berhenti, bagaimana cara mengatasinya? Berdasarkan saran dr. Reza Pahlevi, Anda dapat melakukan 4 tips sebagai berikut:

1. Penuhi kebutuhan fisiologis anak

Jika anak mulai rewel, tanyakan penyebabnya sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan. Lapar, haus, ingin BAB dan BAK merupakan beberapa penyebab anak rewel. Pastikan segala kebutuhan tersebut dapat Anda penuhi.

2. Ciptakan kondisi nyaman saat mudik

Tidak hanya anak, orang dewasa pun pasti merasa tidak nyaman melakukan perjalanan dalam kondisi yang panas, gerah, dan bau. Kondisi inilah yang sering membuat anak rewel saat mudik. Solusinya, pilihlah sarana transportasi yang nyaman jika melakukan perjalanan dengan anak.

3. Atasi mabuk perjalanan

Salah satu penyebab lain anak menjadi rewel saat melakukan perjalanan adalah mabuk perjalanan. Untuk itu, cegahlah mabuk perjalanan dengan air hangat, aromaterapi atau obat anti mabuk perjalanan agar anak tidak rewel selama mudik.

4. Berikan kenyamanan secara psikologis kepada anak

Bagi anak yang belum pernah mudik, bertemu banyak orang-orang baru yang tidak ia kenal terkadang membuatnya merasa ketakutan. Selain itu, pengalaman naik pesawat, naik kereta, atau kapal untuk pertama kalinya juga dapat membuat anak ketakutan, sehingga membuatnya rewel.

Penyebab lain anak rewel saat mudik

Mengingat anak Anda sedang dalam tahap pertumbuhan, khususnya yang masih bayi, terkadang ada kondisi biologis yang membuat dirinya tak nyaman. Hal tersebut misalnya pertumbuhan gigi.

Awal dari pertumbuhan gigi mulai bisa dirasakan sejak bayi berusia 3 bulan. Gusi di area sekitar gigi yang akan tumbuh biasanya bengkak, kemerahan dan terasa nyeri. Tentunya, ini menimbulkan rasa tidak nyaman yang kerap membuat si kecil rewel, tidak mau menyusu atau sulit terlelap.

“Keluhan dan tanda si Kecil sedang tumbuh gigi antara lain keluar banyak air liur (ngences), gusi bengkak, merah, terasa nyeri, suka menggigit atau mengunyah benda keras, rewel dan gelisah, hingga sulit tertidur serta kerap terbangun saat tidur malam,” kata dr. Fiona Amelia dari KlikDokter.

Anda dapat memijat area sekitar mulut anak, atau memberikan objek keras namun bersih untuk digigit anak, misalnya mainan khusus. Hal ini dilakukan untuk melatih gigitan dan mengurangi rasa sakit dari gigi yang sedang tumbuh.

“Sebelum mengajak anak untuk melakukan perjalanan mudik, sebaiknya Anda perlu mengikuti kiat-kiat di atas. Berikan gambaran kondisi mudik kepada anak Anda. Dengan demikian, secara psikologis anak akan lebih siap dan cenderung tidak rewel selama di perjalanan,” kata dr. Reza.

Cegah anak rewel dengan mengikuti tips di atas! Bila terjadi penyebab lain yang belum kunjung terdeteksi, sebaiknya Anda memeriksakan anak ke dokter. Karena bisa jadi penyebab anak rewel selama perjalanan mudik adalah masalah kesehatan.



https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3552584/4-tips-cegah-anak-rewel-dalam-perjalanan-mudik

Daftar Makanan yang Cepat Pulihkan Energi setelah Puasa

Daftar Makanan yang Cepat Pulihkan Energi setelah Puasa



Buka puasa tentunya menjadi saat yang dinantikan setelah berpuasa selama kurang lebih 13 jam. Namun, jangan jadikan momen tersebut sebagai ‘ajang balas dendam’. Anda tetap harus memperhatikan asupan makanan dan minuman agar energi cepat pulih kembali.

Walaupun perut terasa berkeriuk, tetap saja Anda tidak seharusnya makan sesuka hati. Konsumsilah asupan yang baik dengan porsi yang tepat pula. Berikut jenis-jenis makanan yang dapat mengembalikan stamina Anda setelah berpuasa:


a. Kurma
Kurma kaya akan serat dan potasium yang baik untuk tubuh sehabis berpuasa. Buah ini juga mengandung kadar gula yang tinggi sehingga bisa segera menaikkan kadar glukosa dalam darah. Namun, kurma tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak karena tinggi gula tersebut.

b. Nasi merah atau roti gandum
Nasi merah dan roti gandum merupakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini lama dipecah sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan tidak meningkatkan indeks glikemik secara cepat.

c. Daging, ayam, ikan, telur
Sumber protein penting dikonsumsi saat berbuka untuk mengembalikan energi setelah berpuasa seharian. Anda dapat menyantap ayam, ikan, daging, dan telur untuk berbuka. Sebaiknya, makanan ini diolah dengan cara yang lebih sehat seperti direbus atau dipanggang.

d. Minuman manis
Minuman manis seperti teh manis, es kelapa, dan jus buah dapat meredakan dahaga dan meningkatkan kadar gula darah. Namun jangan sampai terlalu banyak, karena justru dapat melambungkan risiko diabetes dan kegemukan.

e. Suplemen
Konsumsi suplemen saat berbuka puasa juga penting untuk menjaga asupan vitamin dan mineral bagi tubuh. Dengan asupan suplemen, tubuh akan terhindar dari penyakit dan tetap bugar selama bulan Ramadan ini.

Selama berpuasa, tubuh mengalami banyak perubahan dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Beberapa pola makan yang harus diperhatikan agar tidak gampang lemas adalah:

Batasi asupan yang terlalu banyak mengandung gula, seperti kue-kue manis, minuman manis dan bersoda, dan sebagainya.
Sebaiknya tidak meminum air dalam jumlah banyak sesaat setelah berbuka. Hal ini dapat menyebabkan perut kembung sehngga tidak bisa masuk makanan lagi.
Jangan langsung makan dalam porsi besar. Jika ya, tubuh akan kewalahan dalam mencerna dan malah memicu sakit perut dan rasa tidak nyaman. Makanlah secara perlahan dan dengan porsi sedikit demi sedikit.
Jauhi makanan yang memicu peningkatan asam lambung, terutama jika Anda memiliki riwayat mag. Contohnya adalah makanan pedas, makanan bersantan, dan makanan asam.
Singkirkan minuman berkafein seperti kopi, teh, serta soda karena dapat menyebabkan dehidrasi.
Hindari langsung tidur setelah berbuka puasa.
Selain itu, jika Anda memiliki penyakit tertentu dan sedang dalam pengobatan, hendaknya perhatikan asupan makanan saat berbuka sesuai dengan kondisi. Misalnya, jika memiliki hipertensi, tetap harus membatasi garam dan makanan berlemak. Atau untuk orang dengan diabetes, berkonsultasilah dengan dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa.

Salah satu kunci kesuksesan Anda dalam berpuasa adalah asupan makanan yang dikonsumsi saat berbuka puasa. Jika makanannya sehat dan seimbang, tubuh pun akan terbebas dari gangguan kesehatan sehingga Anda bisa berpuasa dengan lancar. Sebaliknya, jika Anda menjadikan momen berbuka sebagai ‘ajang balas dendam’, energi tubuh pun bisa melorot dan ibadah menjadi tidak maksimal.



https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3546242/daftar-makanan-yang-cepat-pulihkan-energi-setelah-puasa

Bahaya di Balik Makanan Bersantan saat Lebaran

Bahaya di Balik Makanan Bersantan saat Lebaran



Lebaran sudah dekat! Umumnya, menu Lebaran diwarnai dengan berbagai makanan bersantan. Apa yang akan terjadi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan bersantan?



Setelah membaca judul tulisan ini, Anda pasti sudah membayangkan berbagai macam makanan bersantan yang menjadi primadona saat Lebaran nanti. Mulai dari opor ayam, gulai sapi, tongseng kambing, sayur pepaya dengan kuah santan, dan masih banyak lagi. Dengan alasan “hanya setahun sekali” banyak orang yang jadinya tak mampu mengontrol nafsu makan. Padahal, makanan bersantan yang dikonsumsi secara berlebihan dapat membahayakan tubuh.

Santan merupakan bahan makanan yang cukup sering digunakan untuk memasak. Tak hanya hidangan utama seperti yang disebutkan di atas, tapi juga sajian manis seperti es cendol dan bubur ketan hitam.


Sisi baik dan buruk santan
Santan berasal dari perasan parutan kelapa. Santan juga kini sudah tersedia dalam bentuk kemasan. Kelapa sendiri mengandung gizi yang tinggi dan kaya akan serat, vitamin C, E, B1, B3, B5, B6 dan mineral seperti besi, selenium, sodium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Santan juga tidak mengandung laktosa sehingga dapat digunakan menjadi pengganti susu bagi Anda yang memiliki intoleransi laktosa.

Kelapa adalah salah satu makanan yang berada di tengah-tengah level ‘baik’ dan ‘buruk’, tergantung seberapa banyak Anda mengonsumsinya. Santan—terutama yang rendah lemak—boleh dikonsumsi dalam jumlah yang sewajarnya (1–2 kali per minggu).

Sebagai gambaran, dalam 100 ml santan kemasan mengandung 169 kalori, 1,1 gram protein, 16,9 gram lemak (14,6 gram lemak jenuh), dan 3,3 gram karbohidrat.

Lemak jenuh sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Terdapat beberapa jenis lemak yaitu lemak tak jenuh (unsaturated fat), lemak jenuh (saturated fat), lemak trans, lemak cis, dan asam lemak omega. Lemak tak jenuh dibagi lagi menjadi dua, yaitu lemak tak jenuh rantai tunggal (monounsaturated fat) dan lemak tak jenuh rantai banyak (polyunsaturated fat).

Mengonsumsi banyak lemak, terutama lemak jenuh, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Lemak jenuh dapat menyebabkan peningkatan LDL (low density lipoprotein) alias kolesterol jahat dalam tubuh.

LDL adalah kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Penumpukan kolesterol di pembuluh darah tersebut dapat menyebabkan beberapa penyakit, yang diketahui dapat berakibat fatal bagi tubuh seperti serangan jantung dan strok.

Santan juga termasuk makanan yang tinggi kalori. Karena makanan bersantan dikenal enak dan gurih, banyak orang yang mengabaikan batasan jumlah yang dikonsumsi. Akibatnya, kalori yang didapat sekali makan bisa jadi terlalu tinggi. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan, yang dapat berujung pada obesitas.

Sebenarnya, kelapa dapat membawa manfaat dalam meningkatkan kadar HDL (high density lipoprotein) alias kolesterol baik. Namun, manfaatnya ini tidak sebanyak lemak jenuhnya, sehingga mengonsumsi makanan bersantan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Terlebih lagi, biasanya kadar kolesterol tinggi dalam tubuh tidak menimbulkan gejala. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya jagalah kadar kolesterol tubuh mulai dari sekarang.

Salah satu cara untuk menjaga kadar kolesterol adalah dengan mengonsumsi plant stanol ester yang terbukti dapat mencegah dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Sekarang sudah tersedia minuman rasa buah atau smoothie di pasaran yang membawa khasiat plant stanol ester di dalamnya.

Kini Anda telah mengetahui bahaya yang mengintai di balik makanan bersantan yang tinggi lemak jenuh, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok. Tak hanya itu, makanan bersantan juga diketahui dapat menyebabkan perut kembung dan gas berlebih, penyempitan pembuluh darah, serta memicu tekanan darah tinggi.

Bijaklah dalam memilih dan menjaga batasan jumlah makanan yang dikonsumsi saat Lebaran, termasuk makanan yang sangat menggoda seperti makanan bersantan. Lakukan pencegahan dengan menerapkan pola makan sehat, berolahraga secara rutin, serta mengonsumsi minuman yang mengandung plant stanol ester yang dapat menurunkan dan mencegah kolesterol jahat.


https://www.klikdokter.com/rubrik/read/3553239/bahaya-di-balik-makanan-bersantan-saat-lebaran